SAMBUT TAHUN BARU 1447 H, MASYARAKAT ITTERUNG ADAKAN PENGAJIAN DAN ZIKIR BERSAMA

📅 28 June 2025
SAMBUT TAHUN BARU 1447 H, MASYARAKAT ITTERUNG ADAKAN PENGAJIAN DAN ZIKIR BERSAMA

Bulan Muharram menjadi salah satu bulan yang istimewa bagi umat Islam karena terdapat makna dan sejarah di dalamnya. Salah satu bukti bahwa Muharram merupakan bulan istimewa karena merupakan awal tahun baru hijriah. Momen seperti ini, berbagai kegiatan yang dilakukan oleh umat Islam khususnya di Indonesia untuk menyambut pergantian tahun hijriah tak terkecuali di Desa Itterung.

Pemerintah dan masyarakat Desa Itterung mengadakan perayaan penyambutan tahun baru 1 Muharram 1447 di Masjid Jami' Anwar Desa Itterung yang dikemas dalam bentuk Pengajian dan Zikir Bersama. Kegiatan ini berkat Kerjasama Pemerintah Desa Itterung dengan Majelis Taklim Nurusa'adah, Majelis Taklim Nurul Yaqin, Majelis Taklim Nurul Iman, Karang Taruna La Uliyo BoteE, Perpudes La Uliyo, Remaja Masjid Anwar dan Remaja Majid Nurul Yaqin.

Pengajian dan Zikir Bersama dilaksanakan pada hari Hari Jumat 27 Juni 2025 atau Sabtu malam 2 Muharram 1447 H mengambil tema Membangun Semangat Nilai Hajrah Rasul ke dalam Pribadi Ummat dengan menghadirkan dai yang sudah menasional yaitu KM.H. Usman Pateha, M.HI, M.Pd. Acara berlangsung hikmat dan disambut antusias oleh masyarakat yang tidak hanya berasal dari Desa Itterung tetapi ada juga dari desa lain. Kurang lebih 250 orang yang hadir dengan nuansa putih-putih semakin menambah kehikmatan acara tersebut.

Acara di awal pengajian dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Qori ust. Alimuddin Nurdin yang juga putra. Selanjutnya Kepala Desa Itterung menyampaikan Perayaannya dengan mengucapkan terima kasih kepada panitia, penyuluh agama KUA Tellu Siattinge, seluruh masyarakat atas kerjasamanya dalam menyukseskan acara ini. Kemudian dikatakan bahwa sekarang ini kita berhijrah dari tahun 1446 H ke 1447 H tentu harapan kita adalah kehidupan yang lebih baik dari semua sisi dari tahun sebelumnya oleh karena itu untuk mencapai hal tersebut semangat nilai hijrah rasul harus menjadi pedoman.

Sementara ust. KH.H. Usman Pateha, M.HI, M.Pd dalam tausiyahnya menyampaikan bagaimana hijrah nabi dari Mekkah ke Madinah yang tantangan namun semuanya berjalan aman dengan pertolongan Allah SWT. Selanjutnya jelaskan kunci kebahagiaan dunia dan akhirat adalah bagaimana menjalankan akhlakul karimah seorang muslim, baik hidup bermasyarakat, bertetangga dan kehidupan keluarga selama itu dijalankan dengan baik maka kita akan selamat di dunia dan di akhirat. Tausiyah yang diselingi dengan humor yang disambut dengan ketawa oleh jamaah membuat jalan dakwah tak terasa berjalan kurang lebih jam dan tausiyah kemudian ditutup dengan doa.      

Â