Qurban : Simbol Ketaatan dan Pengorbanan ( 26 Ekor Sapi Qurban di Desa Itterung)

📅 07 June 2025
Qurban : Simbol Ketaatan dan Pengorbanan ( 26 Ekor Sapi Qurban di Desa Itterung)

Di pagi yang cerah dihari Jumat tanggal  6 Juni 2025  bertepatan dengan 10 Zulhijjah 1446 H , masyarakat Desa Itterung melaksanakan shalat Idul Adha dengan semarak. Sebanyak 6 masjid yang ada di wilayah Desa Itterung dipenuhi oleh para jama’ah untuk melaksanakan shalat idul adha.  Semarak perayaan hari Raya Idul Adha sudah nampak satu hari sebelumnya dimana masyarakat sudah sibuk mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut hari besar islam ini.  Suasana hikmat semakin terasa ketika lantunan takbir, tahmid dan tahlil berkumandang dimasjid-masjid mulai ba’dah magrib dimalam 10 zulhijjah.

Setelah pelaksanaan Shalat Idul Adha, nuansa kebersamaan dan gotong royong masyarakat sangat terasa saat masyarakat bahu membahu dalam persiapan dan pelaksanaan pemotongan hewan qurban yang dikoordinir oleh pengurus masjid di wilayahnya masing-masing.  Berdasarkan data yang dihimpun sebanyak 26 ekor yang terpotong tersebar dibeberapa titik pemotongan yaitu di Ajassalo sebanyak 2 ekor, Tokebo 4 ekor, Alaupesalu 3 ekor, Ajattawaro 2 ekor, Cilellang 3 ekor dan Dusun Lappula sebanyak 11 ekor.

Kegiatan qurban yang dilaksanakan oleh masyarakat adalah bentuk pembuktian ketaqwaan kepada Allah SWT dalam menjalankan perintahNya. Disisi lain  berkurban merupakan bagian dari upaya untuk menumbuhkan nilai keikhlasan, semangat berbagi, kepedualian sosial serta mempererat hubungan antar masyarakat karena daging kurban dibagi ke masyarakat.

Lukman Darwis, selaku Kepala Desa Itterung menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan Shalat Idul Adha dan kegiatan pemotongan hewan kurban aman dan lancar.  “Alhamdulillah tahun ini masyarakat Itterung melaksanakan pemotongan hewan kurban boleh dikata jumlahnya banyak, ini membuktikan rasa syukur dan takwa kepada Allah SWT telah kita buktikan dengan cara meneladari ajaran nabi Ibrahim dan membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sesama.  Mudah-mudahan hal ini berkah dan menjadi jalan untuk membuka pintu rezki yang melimpah untuk kita semua sehingga tahun depan dalam perayaan yang sama masyarakat Itterung bisa memotong hewan kurban lebih banyak lagi.

Â