Di pagi yang cerah dihari
Jumat tanggal 6 Juni 2025 bertepatan dengan 10 Zulhijjah 1446 H ,
masyarakat Desa Itterung melaksanakan shalat Idul Adha dengan semarak.
Sebanyak 6 masjid yang ada di wilayah Desa Itterung dipenuhi oleh para jama’ah
untuk melaksanakan shalat idul adha.Â
Semarak perayaan hari Raya Idul Adha sudah nampak satu hari sebelumnya
dimana masyarakat sudah sibuk mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut hari
besar islam ini. Suasana hikmat semakin
terasa ketika lantunan takbir, tahmid dan tahlil berkumandang dimasjid-masjid
mulai ba’dah magrib dimalam 10 zulhijjah.
Setelah pelaksanaan
Shalat Idul Adha, nuansa kebersamaan dan gotong royong masyarakat sangat terasa
saat masyarakat bahu membahu dalam persiapan dan pelaksanaan pemotongan hewan
qurban yang dikoordinir oleh pengurus masjid di wilayahnya masing-masing. Berdasarkan data yang dihimpun sebanyak 26
ekor yang terpotong tersebar dibeberapa titik pemotongan yaitu di Ajassalo
sebanyak 2 ekor, Tokebo 4 ekor, Alaupesalu 3 ekor, Ajattawaro 2 ekor, Cilellang
3 ekor dan Dusun Lappula sebanyak 11 ekor.
Kegiatan qurban yang
dilaksanakan oleh masyarakat adalah bentuk pembuktian ketaqwaan kepada Allah
SWT dalam menjalankan perintahNya. Disisi lain  berkurban merupakan bagian dari upaya untuk
menumbuhkan nilai keikhlasan, semangat berbagi, kepedualian sosial serta
mempererat hubungan antar masyarakat karena daging kurban dibagi ke masyarakat.
Lukman Darwis, selaku
Kepala Desa Itterung menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan Shalat Idul
Adha dan kegiatan pemotongan hewan kurban aman dan lancar. “Alhamdulillah tahun ini masyarakat Itterung
melaksanakan pemotongan hewan kurban boleh dikata jumlahnya banyak, ini
membuktikan rasa syukur dan takwa kepada Allah SWT telah kita buktikan dengan
cara meneladari ajaran nabi Ibrahim dan membangun semangat kebersamaan dan
kepedulian sesama. Mudah-mudahan hal ini
berkah dan menjadi jalan untuk membuka pintu rezki yang melimpah untuk kita
semua sehingga tahun depan dalam perayaan yang sama masyarakat Itterung bisa
memotong hewan kurban lebih banyak lagi.