Tidak berlebihan jika misi
Pemerintah Desa “Itterung sebagai Desa Pelajar’ dijadikan sebagai branding atau
identitas desa itterung. Hal ini dapat dibuktikan dengan prestasi yang dicapai putra
putri Desa Itterung di bidang
Pendidikan, baik bidang Pendidikan
berbasis lmu umum maupun ilmu keagamaan.
Seperti pada hari Senin 14 April 2025, salah satu putri terbaik Desa
Itterung Prof. Dr, Astuti, S.Ag, M.Pd
telah menunjukkan prestasi akdemiknya dengan dikukuhkan menjadi Guru Besar
Manajamen Pendidikan Islam dalam Sidang
Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Institut Agama Islam Negeri Bone. Pengukuhan
ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi IAIN Bone, tetapi juga menjadi
kebanggan Pemerinta Desa dan Masyarakat Desa Itterung.
Prof. Dr, Astuti, S.Ag,
M.Pd yang identik dengan lesung pipinya
lahir di Itterung pada tanggal 10 Juli 1974 dari pasangan H. Usman Ibrahim dan
Hj. Ondeng. Ibu Dosen ini mengawali
Pendidikan formalnya di SDN No. 69 Itterung tahun 1986, SMPN Lamurukung 1989
dan menamatkan Pendidikan SLTA di SMEAN Watampone pada tahun 1992. Meraih gelar
sarjana (S1) di Prodi Peradilan Agama
Fakultas Syariah di IAIN Alauddin Watampone tahun 1996. Setelah itu, ia kembali
meraih gelar Master Pendidikan di Universitas Negeri Makassar (UNM) tahun
2001. Gelar Doktor Manajemen
Pendidikan di Universitas Muslim
Indonesia (UMI) Makassar tahun 2019.
Ibu yang akrab sapa Prof
Tuti , dari peengakuan orang yang mengenalnya dikenal sebagai dosen low profile
dan berjiwa sosial tinggi, Hal ini juga bisa dilihat dari motto hidupnya “Sirui
Menre Tessirui No’ sebuah prinsip hidup berbahasa bugis yang melihat pentingmya
memperkuat kebersamaan, tolong menolong dan sikap saling mendukung antar sesama
baik dilingkungan keluarga, komunitas, dan dunia kerja, Prinsip ini menenkankan bahwa kehidupan akan
lebih bermakna apabila setiap individu saling mendukung, saling mengangkat satu
sama lain. Nilai ini, menolak sifat
egois yang hanya ingin mencapai kesuksesan sendiri.
Mengawali pekerjaan sebagai dosen
di IAIN Watampone pada tahun 2001, kemudian menerima tugas sebagai Ketua
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam IAIN Bone pada tahun 2010-2022.. Ia diamanahkan
menjadi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone tahun 2022-2023. Selanjutnya menjadi Dekan Fakultas Syariah
dan Hukum Islam IAIN Bone pada tahun 2023 sampai sekarang.
Ditengah kesibukannya mengajar,
Prof . Tuti juga tidak lupa melakasanakan amanah Tri Darma Perguruan
Tinggi. Di bidang penelitian telah
melahirkan 26 karya ilmiah yang telah diterbitkan diberbagai jurnal nasional
maupun internasional yang terindeks Scopus Q1 dan melahirkan 6 judul buku. Disamping itu berbagai kegiatan pengabdian
yang telah dilaksanakan baik sebagai dosen, saat menjabat ketua prodi maupun
saat menjabat dekan.
Dalam orasinya yang berlangsung di Aula Utama IAIN Bone, Prof.
Tuti menyampaikan orasinya dengan judul “Value-based Islamic Education
Management : Developing leadership and commitment in Contemporary Islamic
school environment” Ia mengungkap bahwa kearifan lokal memiliki peran
penting dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa di lingkungan sekolah
berbasis islam kontenporer.
Dengan pengukuhan Prof. Dr, Astuti, S.Ag,
M.Pd menjadi Guru Besar di IAIN Bone, menjadi orang
pertama dari Desa Itterung yang bergelar Professor. Pencapaiannya diharapkan menjadi role model dan inspirasi
bagi generasi muda Itterung dalam menuntut ilmu sehingga diharapkan akan lahir
professor lainnya dari Desa Itterung.