MENGENAL SANG PROFESOR DARI ITTERUNG (Prof. Dr. Astuti, S.Ag, M.Pd)

📅 15 April 2025
MENGENAL SANG PROFESOR DARI ITTERUNG (Prof. Dr. Astuti, S.Ag, M.Pd)

Tidak berlebihan jika misi Pemerintah Desa “Itterung sebagai Desa Pelajar’ dijadikan sebagai branding atau identitas desa itterung. Hal ini dapat dibuktikan dengan prestasi yang dicapai putra putri Desa Itterung  di bidang Pendidikan,  baik bidang Pendidikan berbasis lmu umum maupun ilmu keagamaan.  Seperti pada hari Senin 14 April 2025, salah satu putri terbaik Desa Itterung Prof. Dr, Astuti, S.Ag, M.Pd  telah menunjukkan prestasi akdemiknya dengan dikukuhkan menjadi Guru Besar Manajamen Pendidikan Islam  dalam Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Institut Agama Islam Negeri Bone.  Pengukuhan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi IAIN Bone, tetapi juga menjadi kebanggan Pemerinta Desa dan Masyarakat Desa Itterung.

 

Prof. Dr, Astuti, S.Ag, M.Pd  yang identik dengan lesung pipinya lahir di Itterung pada tanggal 10 Juli 1974 dari pasangan H. Usman Ibrahim dan Hj. Ondeng.  Ibu Dosen ini mengawali Pendidikan formalnya di SDN No. 69 Itterung tahun 1986, SMPN Lamurukung 1989 dan menamatkan Pendidikan SLTA di SMEAN Watampone pada tahun 1992. Meraih gelar  sarjana (S1) di Prodi Peradilan Agama Fakultas Syariah di IAIN Alauddin Watampone tahun 1996. Setelah itu, ia kembali meraih gelar Master Pendidikan di Universitas Negeri Makassar (UNM) tahun 2001.  Gelar Doktor Manajemen Pendidikan  di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar tahun 2019.

 

Ibu yang akrab sapa Prof Tuti , dari peengakuan orang yang mengenalnya dikenal sebagai dosen low profile dan berjiwa sosial tinggi, Hal ini juga bisa dilihat dari motto hidupnya “Sirui Menre Tessirui No’ sebuah prinsip hidup berbahasa bugis yang melihat pentingmya memperkuat kebersamaan, tolong menolong dan sikap saling mendukung antar sesama baik dilingkungan keluarga, komunitas, dan dunia kerja,  Prinsip ini menenkankan bahwa kehidupan akan lebih bermakna apabila setiap individu saling mendukung, saling mengangkat satu sama lain.  Nilai ini, menolak sifat egois yang hanya ingin mencapai kesuksesan sendiri.

 

Mengawali pekerjaan sebagai dosen di IAIN Watampone pada tahun 2001, kemudian menerima tugas sebagai Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam IAIN Bone pada tahun 2010-2022.. Ia diamanahkan menjadi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone tahun 2022-2023.  Selanjutnya menjadi Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone pada tahun 2023 sampai sekarang.

 

Ditengah kesibukannya mengajar, Prof . Tuti juga tidak lupa melakasanakan amanah Tri Darma Perguruan Tinggi.  Di bidang penelitian telah melahirkan 26 karya ilmiah yang telah diterbitkan diberbagai jurnal nasional maupun internasional yang terindeks Scopus Q1 dan melahirkan 6 judul buku.  Disamping itu berbagai kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan baik sebagai dosen, saat menjabat ketua prodi maupun saat menjabat dekan.   

 

Dalam orasinya yang berlangsung di Aula Utama IAIN Bone, Prof. Tuti  menyampaikan orasinya dengan judul  “Value-based Islamic Education Management : Developing leadership and commitment in Contemporary Islamic school environment” Ia mengungkap bahwa kearifan lokal memiliki peran penting dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa di lingkungan sekolah berbasis islam kontenporer.

Dengan pengukuhan Prof. Dr, Astuti, S.Ag, M.Pd   menjadi Guru Besar di IAIN Bone, menjadi orang pertama dari Desa Itterung yang bergelar Professor.  Pencapaiannya diharapkan menjadi role model dan inspirasi bagi generasi muda Itterung dalam menuntut ilmu sehingga diharapkan akan lahir professor lainnya dari Desa Itterung.