Dalam upaya melestarikan dan menggali potensi warisan budaya, Tim
Pendata Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone melakukan pendataan Objek
Diduga Cagar Budaya (ODCB) di Desa Itterung pada hari Rabu (12/11/2025)
Andi Irfandi Poke selaku pimpinan Tim Pendata ODCB
menyampaikan tujuan pendataan adalah dalam rangka rencana Penetpan Cagar Budaya
Bone tahap kedua tahun 2025. Pendataan
ODCB ini menjadi langkah penting dalam upaya menggali potensi warisan budaya,
melestarikan dan sebagai upaya perlindungan kepada objek diduga Cagar Budaya
yang rentan mengalami kerusakan, baik yang diakibatkan, kerusakan fisik, kimiawi, cuaca ataupun faktor
mekanis (manusia).
Tim melakukan pendataan di pekuburan Jara’E dimana
terdapat kuburan Raja Bone ke-6 La Uliyo Bote’e dan dilanjutkan pendatan di
pekuburan tua Kalabua. Tim pendata  di damping Kepala Desa Itterung, Lukman Darwis,
Sekertais Desa Itterung, Irfa SE, Kasi Pemerintahan Desa Itterung Ainul
Mardiana Basri, Kepala Dusun Tokebo Muh. Rusdi dan Tokoh Masyarakat Dg. Pawero.
Dari hasil pendataan didapatkan beberapa makam dengan nisan
model yang unik dan  diperkirakan sudah
berumur diatas 50 tahunan. Bahkan
ditemukan 1 makam yang memiliki nisan inskripsi singkeru simulajaji
dan 2 makam memiliki nisan berhias mirip bintang daud.Â
Terkait dengan penemuan ini, Andi Irfandi Poke mengatakan
dari beberapa tempat dilakukan pendataan di Bone, baru di Itterung didapaatkan
dengan simbol unik tersebut, sehingga kita butuh pendataan dan kajian lebih
lanjut mengenai siapa pemilik, sejarah dan peran beliau semasa hidupnya dan apa
makna penggunaan simbol singkeru simulajaji dan nisan berhias
mirip bintang daud tersebut.
Sementara itu Lukman Darwis selaku Kepala Desa
Itterung mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten
Bone. Pendataan ODCB ini menjadi langkah penting dalam upaya melestarikan dan
menggali potensi warisan budaya yang ada Desa Itterung.
Lanjut dikatakan melalui kegiatan ini, diharapkan dapat ditemukan dan dikumpulkan data-data penting terkait peninggalan budaya sehingga tidak hilang dan rusak tergerus perkembangan zaman. Hal sangat penting penemuan CB akan menjadi sumber informasi untuk mengenang sejarah dan menghargai warisan masa lalu, sekaligus memberikan inspirasi bagi generasi muda tentang warisan budaya yang ada